KINDAICHI 20 Anniversary Series Vol.1 part 6 (end)

Categories Story, Uncategorized
“Jika aku keluar dari desa ini dengan menyisakan sepertiga dari M rumusnya tidak akan selesai, sebelum menyelesaikannya aku tidak boleh keluar dulu” – Pelaku 

Mereka semua pun berkumpul di ruang karaoke, Hajime mengatakan bahwa formula yang ditinggalkan ayah Mayu dan wujud asli dari pembunuhan berantai “Pemangsa Manusia” telah terpecahakan.
Hajime : “Sebelum itu, ada hal yang harus diselesaikan terlebih dulu yaitu mengenai ‘Pemangsa Manusia’ yang muncul dua tahun lalu. Kasus dua tahun lalu berawal dari kasus adik Pak Hajima yang melompat bunuh diri dan berlanjut ke tiga percobaan bunuh diri dan berakhir dengan meninggalnya ayah Mayu dengan membakar diri sendiri. Tapi, bunuh diri berantai itu sebenarnya kasus pembunuhan keji yang disebabkan ketamakan untuk mendapatkan Faktor Midorikawa!”
Kadoka : “Apa?!!”
Hajime : “Yang membuktikan hal itu adalah Dying Message profesor yang tertinggal di dinding”
(seseorang) : “Artinya formula itu?”
Hajime : “Ini bukan formula! Ini petunjuk yang sering digunakan dan membuat tiga nama pembunuh yang membuat kasus itu seolah bunuh diri. Huruf vokal dari nama orang yang pernah mencoba bunuh diri. Wanibe, kemudian Makine, dan Tanise. Tiga orang yang memiliki huruf vokal yang sama ini adalah ‘M’ . Dengan kata lain merekalah pembunuhnya! “
*keterangan :
3a + 3i + 3e = M(urderer)
Wa Ni Be
Ma Ki Ne
Ta Ni Se
Tanise : “Tunggu sebentar! Waktu itu aku juga mencoba bunuh diri kan?!”
Hajime : “Itu hanya trik psikologis, bunuh dirinya adik Pak Hajima hanya sebuah kebetulan. Tapi, yang memanfaatkan kebetulan itu dan menampilkan kembali teather ‘Lab.Pemangsa Manusia’ yang sudah terkenal sejak dulu untuk menyusun rencana kamufalse bunuh diri sang Profesor adalah kalian bertiga! Itu supaya ‘kematian’ Profesor terlihat sebagai kasus bunuh diri berantai yang kelima !! ( sebelumnya ada kasus pembunuhan berantai hanya tidak dijelaskan semuanya )”
Mereka yang didalam ruangan tersebut tidak percaya dengan analisis Hajime dan Tanise pun merasa tertekan dengan hasil analisis Hajime. Kemudian Hajime kembali menjelaskan mengenai proses terbunuhnya Wanibe yang memanfaatkan gelombang frekuensi rendah untuk menjatuhkan botol yang menyebabkan Wanibe terkejut dan terjatuh. Namun diluar pihak ternyata yang membakar jembatan bukanlah sang pelaku tapi Tanise yang kemudian hal tersebut mendorong niat sang pelaku untuk melakukan pembunuhan berantai ini. Dengan kecerdikannya sang pelaku melakukan pembunuhan berantai yang seolah – olah adalah kasus bunuh diri dan pelaku dari ‘Pemangsa Manusia’ ada diantara mereka yang berada di ruangan tersebut.
Setelah Hajime menyatakan bahwa pelaku dari ‘Pemangsa Manusia’ ada diantara mereka, masing – masing dari mereka kembali mengurutkan kembali kematian dari masing – masing korban yang memang diantara mereka memiliki alibi yang kuat. Namun Hajime telah memecahkan semua itu dan mengetahui pelakunya.

“Mustahil !! Mustahil dia mengetahuinya !! Kasus ‘Pemangsa Manusia’ ini masih belum selesai !! Masih ada seorang lagi !! Ayana Tanise !! Minumlah jus beracun itu hingga kau dianggap bunuh diri !! Benar ! Minum ! Minumlah tanpa ragu !” – Pelaku

Tanise yang hampir meminum jus beracun tersebut dihentikan langkahnya oleh Hajime. Hajime mengatakan bahwa jus milik Tanise telah dicampur oleh racun, namun Hajime telah menggantinya dengan cepat milik sang pelaku sehingga jus yang beracun tersebut berada didepan pelaku, untuk membuktikannya mereka semua diminta untuk meminum jus yang ada didepan mereka. Namun apa yang terjadi ?? Hanya Nakagami yang tidak meminum jusnya?! Dan dialah pelaku dari ‘Pemangsa Manusia’ !! Mayu pun tidak percaya akan semua itu, karena hal tersebut mustahil karena Nakagami saat itu tidak keluar dari ruang karaoke. Salah satu dari mereka membantah dan mengatakan hal tersebut mustahil dan tidak mungkin pula dia ( Nakagami ) punya motif untuk membunuh Zaizen ( Otohiko ). Hajime mengatakan memang tidak ada motif untuk membunuh Zaizen tapi hal tersebut terjadi karena sebuah kecelakaan yaitu ketika Nakagami diserang oleh seseroang ketika di lab, yaitu diserang Zaizen atas perintah Tanise demi mendapatkan kode mengenai Faktor Midorikawa yang tersimpan di dalam Micro SD. Setelah membuat Nakagami tak sadarkan diri, Zaizen menemukan “sesuatu” secara kebetulan, benda itulah yang mendorong Nakagami membunuhnya dan benda tersebut adalah PHS. Kemudian Zaizen menyadari trik pembunuhan Makine, dan kemungkinan pula Zaizen memeras Nakagami. Karena Zaizen telah mengetahui kelemahan Nakagami maka ia bernegoisasi dengan Nakagami untuk mengganti PHS tersebut dengan uang. Kemudian Zaizen diberi petunjuk oleh Nakagami agar mengunjungi Lab Terkutuk tersebut yang kuncinya berada dibawah keset, kemudian Nakagami datang dibelakangnya kemudian membuat Zaizen tak sadarkan diri dan membuat Zaizen seolah bunuh diri dengan mencekik leher, namun disaat itu muncul kejadian yang tak terduga.
Disaat seperti itu PHS Nakagami berbunyi dan mendapat telefon dari Mayu, agar tidak dicurigai maka Nakagami mengangkat telefon dari Mayu tersebut. Ternyata Mayu hendak ke ruang lab 1 yang berada tepat dibawah kamar Nakagami, namun ketika hendak kesana kuncinya tidak ada di loker. Demi melancarkan kejadian Zaizen yang dibuat seolah bunuh diri Nakagami kemudian mencari akal yaitu dengan meletakkan kunci lab yang dibawanya dengan menaruhnya di bawah keset yang di dorong dari dalam. Sebelum itu ia telah menyembunyikan mayat Zaizen dibelakang pintu ketika dibuka dan Nakagami pun bersembunyi dibelakang pintu tersebut sehingga ketika mereka ( Mayu, Hajime, Nanase ) sudah masuk, Nakagami keluar dari belakang pintu dan datang dengan membawa senter yang seolah – olah menegur mereka semua untuk kembali. Setelah mereka semua keluar kemudian Nakagami seolah meletakkan kembali kunci tersebut dibawah keset namun sebenarnya ia ambil. Mendengar analisis Hajime, Mayu masih tidak percaya dan mengatakan aneh bila Nakagami yang membunuh. Lalu Mayu bertanya bagaimana cara membunuh Zaizen ? Jawabannya adalah dengan mengirimkan “Pembunuh Tak Kasat Mata” yaitu dengan mengalirkan Karbon Dioksida ke ruangan tersebut yang disambungkan oleh selang saluran air. Mendengar penjelasan Hajime akhirnya Nakagami mengakui perbuatannya. Alasannya sederhana karena Nakagmi sadar reaksi 3 orang tersebut ( 3a + 3e + 3i = M ) jikalau Prof mempublikasikan hasilnya. Akhirnya mereka bertiga membakar tubuh Profesor, namun saat itu Tanise belum terlibat pada akhirnya pun terhasut oleh omongan 2 temannya tersebut, ia juga melihat Prof menuliskan sesuatu didinding. Setelah itu mereka bertiga mengecek microchip data tersebut namun dipassword oleh Profesor. 
Beberapa bulan kemudian Mayu mengecek sesuatu karena kematian ayahnya sangat janggal bagi dirinya sendiri. Dia tidak percaya bahwa 3 orang itulah yang membunuh ayahnya, setelah itu ia merencanakan untuk membunuh ketiganya namun ia tidak bisa. Dan tanpa sepengetahuan Mayu , Nakagami telah merencanakan untuk membunuh ketiganya untuk membalas kematian Profesor. Demi Mayu akhirnya Nagakami melakukan semua itu.
Yak berakhirlah cerita tentang kasus Pembunuhan Lab Pemangsa Manusia 🙂 Maaf update lama dan gajelas seperti ini karena kesibukan lain 🙂 Ada yang mau request Vol 2 – 5 ?? Ditunggu responnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *