Benar dan Salah Seputar Parfum

Categories Ibu dan Anak

Dari bertahun-tahun lalu, pro dan kontra mengenai pemberian parfum kepada anak-anak tetap saja terjadi dan terus bermunculan. Bahkan hal tersebut tidak hanya ada di satu negara saja, melainkan, mungkin hampir di seluruh negara di dunia. Untuk mencoba menengahi perdebatan, berikut ini ada beberapa mitos dan fakta terkait dengan parfum dan anak-anak menurut para pakar.

Pemberian atau penyemprotan parfum harus di bagian tubuh tertentu dari anak

Benar: Tidak seperti orang dewasa yang dapat menggunakan atau menyemprotkan parfum ke bagian mana saja dari tubuh, akan tetapi hal tersebut tidak dapat bahkan tidak diperbolehkan untuk dianjurkan. Pemberian parfum pada anak adalah minimal dari usia 3 tahun dan pada bagian yang jarang dipegang oleh anak-anak, seperti ketiak dan punggung saja. Pemberiannya pun tidak boleh secara berlebihan sampai menimbulkan gumpalan.

Toilette dan parfum untuk anak adalah sama

Salah: Tidak benar bahwa toilette dan parfum adalah sama. Baik untuk orang dewasa ataupun yang untuk anak-anak, toilette dan parfum memiliki perbedaan mendasar. Khusus untuk anak-anak, parfum rata-rata tidak mengandung alkohol, sedangkan toilette ada campuran alkoholnya walaupun konsentrasinya sangat minim.

Parfum untuk dewasa dapat digunakan pada anak-anak

Salah: Secara umum kandungan zat kimia dan campuran-campuran di dalam parfum untuk orang dewasa sangat tinggi. Bahkan aromanya pun terasa cukup pekat jika dihirup. Di sisi lain, kulit tubuh dan indera penciuman anak-anak masih belum sepenuhnya atau sekuat orang dewasa. Oleh karenanya, tidak disarankan untuk menggunakan parfum untuk orang dewasa ke anak-anak.

Anak-anak menyukai parfum yang beraroma manis seperti gula

Salah: Pada dasarnya, ketika panca indera sudah berfungsi secara penuh atau ketika seorang anak sudah menginjak usia di atas 3 tahun, maka mereka sudah mampu mengidentifikasi bebauan yang bermacam-macam. Anak-anak juga memiliki jenis wewangian sendiri yang disukai.

Anak-anak tidak terlalu peka terhadap bau

Benar dan salah: Mulai dari fase bayi, setiap manusia sudah mampu mencium bebauan. Bahkan menurut penelitian, indera penciuman bayi dan balita berfungsi 100 persen yang mana kemudian semakin berkurang ketika beranjak dewasa dan menua. Dikatakan salah karena bayi masih belum dapat membedakan bau dirinya sendiri atau orang lain di sekitarnya atau hal lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *