Bolos Sekolah ?


*di kelas*

“Hei bro besok waktu kegiatan pesantren bolos yuk,?” ajak Dimas

“Ah nggak males gue acara bolos – bolosan ntar dihukum sama Pak Rudy,” jawab Vino tegas.

“Ah cemen lo ! Lo inget gak tahun – tahun lalu kan yang bolos kan cuma dihukum bersihin lapangan basket? Santai aja 😀 “

“Ah takut gue, coba lo ajak si Fery ma Satria, kalo mereka oke gue juga oke. Gimana ?,” tawar Vino.

“Okesip deal ya bro ? “

“Oke deh”

*guru masuk*

Semuanya pun duduk di tempat masing – masing. Pelajaran hari itu pun sangat membosankan dan bikin ngantuk to the max. Setelah pelajaran kurang lebih 4 mapel dan kemudian terdengarlah suara bel istirahat semua siswa langsung segar kembali serasa keluar dari penjara 😀 . Di kantin Dimas ketemu Fery dan Satria.

“Hey bro!,” sapa Dimas.

“Hai juga ! Gimana nih? Sehat lo?,” tanya Fery.

“Ohh jelas sehat dong. Eh besok – besok kan ada pesantren tuh, pake acara nginep pula, males banget kan? Gimana kalo kita bolos? Si Vino mau asal lo berdua oke?,” kata Dimas serius.

“Iya juga ya. Mending kalo dari pagi sampai siang doang. Lha ini pake acara nginep pula, gue juga males sih, tapi gimana enaknya?,” sahut Satria.

“Ya gue sih terserah, mau bolos oke mau ngikut juga gak usah tertib – tertib amat ya gak? 😀 *ini jangan dicontoh ya* ,” jawab Fery.

“Lo gimana Sat?,” tanya Dimas.

“Okelah kita bolos massal 😀 ,” jawab Satria dengan semangat.

“Fix ya bro? Ntar gue bilang sama Vino”

“Oke bray,” jawab Fery dan Satria bersamaan.

Kemudian mereka bertiga bersenda gurau dan bel masuk pun terdengar. Para siswa kembali ke kelas masing – masing dan melanjutkan pembelajaran mereka. Suasana sekolah pun hening, hanya terdengar kicauan burung dan daun yang jatuh dari pohonnya dengan angin yang cukup sejuk. Hari mulai siang dan bel istirahat kedua pun terdengar. Para siswa ada yang ke mushola untuk sholat bersama ada juga yang ke kantin, dan paling sering adalah mereka yang di kelas dan memilih menonton film. Istirahat siang hanya sebentar dan tinggal 2 jam pelajaran lagi dan lanjut pulang.


** H-1 Pesantren **

Malam itu Dimas menghubungi teman – temannya melalui pesan yang isisnya “Guys besok bolos! Jangan lupa! hahaha 😀 “. Dalam hati Vino, Fery dan Satria cuma bisa bilang (iya bro santai aja). 

Akhirnya mereka berempat tidak mengikuti pesantren selama 2 hari. Dan kemudian di hari Seninnya Pak Rudy memberikan sebuah pengumuman.

“Mohon perhatiannya anak – anak. Bapak mau menyampaikan beberapa hal, yang pertama untuk kelas XII akan diadakan les sore yang akan dilaksanakan mulai minggu depan, kedua untuk kelas X dan XI bahwa kegiatan ekstrakulikuler akan dimulai mulai hari ini sesuai jadwal yang sudah diberikan dan yang terakhir mengenai siswa – siswi yang pada pesantren kilat kemarin membolos akan dikenakan hukuman!,” tegas Pak Rudy. 

Para siswa langsung hiruk piruk mengenai 3 pengumuman tersebut dan yang lebih tegang lagi adalah mereka – mereka yang membolos pesantren kilat.

“Harap tenang semuanya!! Siswa – siswi yang bapak panggil silahkan maju kedepan untuk selanjutnya akan diberikan hukuman karena tidak mengikuti pesantren kilat!!,” perintah Pak Rudy.

Satu per satu siswa disebutkan, termasuk Dimas, Vino, Fery dan Satria. Mereka berempat termasuk dalam yang membolos pesantren kilat. Setidaknya ada sekitar 30 orang dari beberapa ratus siswa dalam sekolah tersebut yang membolos pesantren kilat. Dimas, Vino, Fery dan Satria saling berbisik.

“Yah gimana nih bro?,” tanya Vino.

“Yah nasib mo gimana lagi, kirain nggak ada hukuman, eh ternyata ada, kampret!,” sahut Dimas dengan nada kesal.

“Ah lain kali gue nggak bakalan bolos lagi kalo gini critanya!,” sesal Satria.

“Gue juga ah!,” tegas Fery.

Akhirnya mereka menyesali perbuatan mereka dan tidak akan membolos lagi :p . Dari sini bisa diambil nilai positifnya yaitu jangan suka mbolos , mboloslah ketika kegiatan yang tidak diabsen, class meeting misalnya *eh :p =)) . Jangan ditiru kakak – kakak , adik – adik semuanya wkwkw =)) .

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *