Wanita Wajib Tahu! 3 Faktor yang Menyebabkan Timbulnya Keputihan!

Sumber: Hellosehat.com

Organ intim wanita adalah salah satu organ yang sangat penting. Untuk itu para wanita harus rajin menjaga kelembapan pada Miss V. Sayangnya, tidak sedikit yang mengabaikan dan mengacuhkan hal kecil dan penting tersebut.

Banyak wanita yang terlihat cuek dan asal-asalan dalam menjaga area kewanitaannya. Entah karena kurang tingkat kepedulian atau minimnya pengetahuan akan hal tersebut.  Akibatnya menyebabkan terjadinya keputihan pada organ tersebut. 

Keputihan adalah salah satu peristiwa yang wajar menurut penelitian. Namun, keputihan juga bisa menyebabkan terjadinya abnormal dan menimbulkan beberapa penyakit. Keputihan biasanya berkaitan dengan keseimbangan yang terjadi dalam organ tersebut.

Keputihan yang wajar adalah keputihan yang memiliki bentuk lendir tapi tidak memiliki bau. Selain itu seorang wanita juga tidak akan merasakan gatal atau mengalami jumlah yang banyak jika normal. Berbeda dengan keputihan yang tidak wajar seperti memiliki bau tidak sedap, berbentuk cair, memiliki warna kuning, hijau, cokelat, bahkan bisa bercampur dengan darah. Jika Anda mengalami hal tersebut segera periksa ke dokter untuk ditangani.

Jika dibiarkan begitu saja hal tersebut bisa mengganggu dan membuat Anda tidak nyaman. Apalagi saat berada di keramaian dan melakukan hubungan seksual sebagai sepasang suami istri. Hal ini dikarenakan selain keputihan, muncul rasa sakit di area tersebut ketika melakukan hal tersebut. Tidak hanya itu saja, saat buang air kecil bahkan buang air besar juga bisa merasakan sakit atau nyeri.

Menurut penelitian, keputihan bisa terjadi dan memiliki beberapa faktor karenanya. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini.

  • Bakteri

Salah satu faktor utama yang menyebabkan seorang wanita mengalami keputihan disebabkan oleh bakteri. Sehingga Miss V menjadi berbau amis dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Untuk menghindari melekatnya bakteri pada area Miss V, Anda bisa membersihkan dan menjaga area tersebut.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan seperti mengganti pembalut secara rutin saat sedang mengalami menstruasi, menggunakan celana yang tidak terlalu ketat agar pasokan udara bisa diterima oleh Miss V, dan membasuh area tersebut dari arah depan ke belakang. 

  • Jamur

Selain bakteri, jamur juga menjadi salah satu faktor yang berperan besar dalam menyebabkan terjadinya keputihan. Anda bisa menemukan tekstur berwarna putih dan terasa sangat kental saat Anda memegangnya. Infeksi yang disebabkan oleh jamur umumnya terjadi di negara yang memiliki iklim tropis seperti Indonesia. Tidak heran jika banyak yang mengalami hal tersebut.

Akibatnya jamur memiliki potensi yang besar untuk tumbuh dan berkembang dalam vagina yang lembap. Untuk itu Anda harus menjaga dan memastikan Miss V dalam keadaan kering. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti celana dalam secara berkala dan membersihkan Miss V dengan air hangat. Jangan menggunakan sabun yang wangi untuk area tersebut.

  • Trikomoniasis

Salah satu faktor lainnya adalah sebuah parasit yang didapatkan dari penyakit menular seksual. Keputihan yang dihasilkan dari parasit ini adalah memiliki warna kuning kehijauan meski tidak memiliki gejala secara khusus. Untuk itu, ketika melakukan hubungan seksual usahakan dalam kondisi yang bersih dan segera membersihkan diri agar Miss V tetap terjaga.

Adanya penggunaan kontrasepsi, antibiotik secara berlebihan, pola makan yang tidak seimbang, kebiasaan yang buruk juga menjadi faktor penyebab seseorang mengalami keputihan.

Itulah beberapa faktor yang menjadi penyebab utama timbulnya keputihan pada organ intim wanita. 

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *