Penemuan Astronomi Galileo Galilei

7 Fakta Tentang Galileo Galilei, Bapak Sains Modern

Galuleo Galileipernah diasingkan selama 3 tahun sebagai tahanan rumah. Ia memutuskan untuk keluar dari universitas tempatnya mengajar dan selama 18 tahun berikutnya, ia mengajar di bidang astronomi dan mekanika. Selama itu, Galileo juga membuat penemuan penting yang berpengaruh dalam sejarah dunia, yakni penemuan mengenai gravitasi, kelembapan, dan mengembangkan cikal bakal termometer. Ia juga bekerja tanpa lelah pada hukum gerak dan ilmu gnomonik (memberi waktu dengan bayangan).

Galileo terkenal dalam bidang astronomi yang sampai ia pada kesimpulan yang sama dari Copernicus bahwa pusat alam semesta adalah matahari, dan bukan bumi. Ia juga merupakan pengagum besar karya Johannes Kepler tentang gerakan planet. Galileo mampu melakukan banyak penjelajahan yang menakjubkan tentang alam semesta berkat ciptaannya yaitu teleskop kuat pertama di dunia. Teleskop hasil dirinya ini mampu meningkatkan pembesaran dari hanya sekitar 2x menjadi sekitar 30x pembesaran. Dari karyanya ini, ia juga menemukan beberapa penemuan baru, diantaranya adalah Saturnus memiliki lingkaran awan yang indah dan permukaan bulan tidaklah rata namun memiliki gunung dan kawah. Dengan menggunakan teleskop ciptaannya sndiri, ia juga menemukan empat bulan Jupiter, yakni Io, Ganymede, Callisto, dan Europa. Berita terkini hari ini, Galileo juga menemukan bahwa bulan-bulan tersebut berputar di sekitar Jupiter, bukan berputar mengelilingi matahari.

Sebagai pendukung teori heliosentrisme, ia memiliki bukti matematis Copernicus dan bukti baru dari ilmu astronomi. Atas temuannya, ia mengetahui bahwa menerbitkan penelitiannya ini akan membawa ketidaksetujuan otoritas gereja pada masa itu. Namun ia tetap berpegang teguh dan berani mengambil keputusan sekaligus risikonya.

Awalnya, Vincenzo, ayah dari Galileo, menginginkan Galileo untuk mendaftar ke Universitas Pisa untuk mendapatkan gelar di bidang kedokteran, namun Galileo menganggap kedokteran tidak membuatnya tertarik dan ia sendiri lebih menyukai matematika. Hingga Ostilio Ricci, yang merupakan ahli matematika di Universitas Pisa membujuk ayahnya agar Galileo diperkenankan belajar lebih dalam tentang matematika sesuai dengan minatnya. Ayahnya Galileo yang mulanya tidak memberi izin, akhitnya mengizinkan Galileo tidak menyelesaikan gelar kedokterannya dan lebih memilih minatnya untuk belajar matematika.

Sambil menulis karya ilmiah pertamanya yang diberi nama The Little Balance (La Balancitta), Galileo pun mulai mengajar matematika yang ia lakukan secara pribadi di Florence, Siena, dan Vallombrosa. Karya ilmiah pertamanya ini menggambarkan metode Archimedes untuk menemukan gravitasi spesifik, yakni kerapatan relatif, dari zat yang menggunakan keseimbangan.

Galileo adalah sosok yang menyandang reputasi tinggi di usia muda. Ia melakukan perjalanan ke Roma untuk mengunjungi Clavius ​​yang merupakan profesor matematika di Jesuit Collegio Romano. Pusat gravitasi adalah topik yang sangat populer di kalangan matematikawan Jesuit saat itu, ia juga membawa serta beberapa hasil yang sudah ia temukan mengenai topik tersebut. Setelah itu ia meninggalkan Roma namun tetap memiliki hubungan baik dengan Clavius ​melalui setiap pertemuan korespindensi. Teorema mengenai pusat gravitasi benda padat yang ia buktikan, ia tinggalkan juga di Roma. Teoremanya ini juga kerap dibahas dalam setiap pertemuan.

Galileo memiliki reputasi yang sangat baik. Reutasinya ini terlihat dari selama ia berkuliah di Akademi Florence dan juga merupakan rekomendasi kuat dari Clavius. Galileo memiiliki kesempatan menjadi matematikawan muda yang dengan cepat mendapatkan reputasi sebagai seorang pengajar yang diandalkan. Tidak hanya itu, ia juga memiliki potensi yang dapat membuatnya memiliki posisi yang lebih tinggi lagi. Selama 3 tahun, ia juga dipercaya untuk memegang posisi tersebut di Universitas Pisa.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *